Baindo Pre Series, Ajang Buat Pemain Amatir

By | August 27, 2016

JAKARTA, Kompas.com –  BAINDO merupakan komunitas yang menyiapkan wadah untuk para pemain badminton amatir di Indonesia, untuk berkompetisi secara setara.

Badminton merupakan olahraga yang paling digemari oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Besarnya antusias masyarakat Indonesia terhadap badminton, membuat banyaknya klub badminton di Indonesia bermunculan. Selain para pemain profesional, terdapat pemain rekrasional yang biasa disebut sebagai pemain badminton amatir. Para pemain amatir membutuhkan wadah untuk dapat menampung aspirasi mereka, maka hadirlah BADMINTON AMATIR INDONESIA (BAINDO)

Dengan konsep menjunjung tinggi azas fairness (kesetaraan) dengan mengelompokan peserta pertandingan, bukan saja dengan pengelompokan pemain amatir tapi juga dengan pengelompokan usia dan skill permainan. BAINDO merupakan wadah yang akan mengkoordinasi secara profesional para pemain bulutangkis amatir.

“Menurut kami, kehadiran badminton di Indonesia sudah mengakar di seluruh lapisan masyarat dan sulit untuk dipisahkan. Di Indonesia ini, jumlah populasi pemain badminton rekrasional Indonesia mencapai ratusan ribu bahkan lebih. Untuk itu BAINDO hadir sebagai wadah aspirasi dan inspirasi para pecinta pemain badminton amatir di Indonesia, khususnya di Jakarta, secara profesional.” ujar Roy M Karamoy, Founder BAINDO.

BAINDO telah didirikan oleh Roy M. Karamoy seorang pria kelahiran kota Manado dan pemain badminton amatir yang sangat menggemari permainan “Single” ini, telah memenangkan berbagai kompetisi badminton amatir di dalam maupun luar negeri.

Beberapa kejuaraan amatir di luarnegri seperti “Morning Cup” di Taipei dan Malaysia sebagai juara 1 dan di Thailand sebagai juara 3 kelas “Single” level professional di Sawasdee Cup, Pattaya, Thailand pada tahun 2014 dan tahun 2015 Ia berhasil meraih peringkat pertama kelas “Single” di level amatir di Thailand pada kejuaraan yang sama.

Melalui seluruh latar belakangnya di dunia badminton, Roy percaya bahwa terdapat puluhan ribu bahkan ratusan ribu pemain di Indonesia yang seperti dia. Hal ini yang memprakarsai terbentuknya BAINDO, sebagai wadah untuk mewujudkan aspirasi seluruh pemain amatir di Indonesia. Dengan harapan, hal ini dapat memfasilitasi para pemain amatir sehingga bisa menjadi perwujudan atas aspirasi pemain amatir pada badminton. Pada akhirnya dapat berimbas pada majunya perbulutangkisan Indonesia menjadi negara raksasa bulutangkis di dunia.

“Kami menyelenggarakan turnamen pertama kami yaitu BAINDO PRE SERIES 2016 di mana kompetisi ini akan diikuti oleh hampir 300 pemain badminton amatir Indonesia yang terbagi dalam 17 kategori. Adapun tujuan dari BAINDO PRE SERIES maupun SERIES2 selanjutnya adalah untuk menyaring para pemain badminton amatir yang sesuai ketentuan BAINDO,” kata Roy.

“Di Taiwan telah berlangsung turnamen badminton amatir di mana tahun 2016 ini merupakan ke 45 kali nya. Sedangkan di Indonesia yang merupakan negara dengan kapasitas pemain badminton terbesar di dunia, tahun ini baru pertama kali nya terselenggara turnamen khusus pemain amatir. Hal ini mengguggah saya untuk menyelenggarakan kompetisi ini, sehingga dapat memperkuat badminton sebagai olahraga untuk rakyat Indonesia,” kata Roy.

Pada BAINDO PRE SERIES 2016 yang berlangsung 25-27 September ini, para peserta dikelompokan sesuai dengan dua kategori yaitu: usia dan keterampilan (SKILL). Untuk kategori usia para peserta dibagi menjadi: usia dewasa (max. 29 thn), usia 30 an (30 – 39 thn), usia 40an (40 – 49 thn), hingga usia 50an (50 UP).

Sumber:

http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/26/23032231/baindo.pre.series.ajang.buat.pemain.amatir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *